Berita TerkiniRagamRegional

USB YPKP Bandung Bidik Internasionalisasi di Usia 20 Tahun

BANDUNG, Wartaaktual.com — Universitas Sangga Buana (USB) YPKP Bandung menargetkan penguatan internasionalisasi dan kerja sama dengan dunia industri serta dunia usaha setelah memasuki usia ke-20.

Target tersebut disampaikan Rektor USB YPKP Dr. Didin Saepudin dalam perayaan Dies Natalis ke-20 USB YPKP di Bandung, Rabu (26/8/2026).

Didin mengatakan, predikat perguruan tinggi kategori unggul yang telah diraih USB YPKP bukanlah tujuan akhir, melainkan pijakan untuk meningkatkan capaian institusi.

“Ke depan banyak capaian yang harus kita jadikan target, di antaranya internasionalisasi, kerja sama dengan dunia industri dan dunia usaha, serta bagaimana seluruh stakeholder memberikan kepercayaan kepada USB YPKP,” ujarnya.

Menurut dia, kepercayaan dari para pemangku kepentingan menjadi bagian penting dalam membangun ekosistem pendidikan yang berkelanjutan sehingga USB YPKP dapat terus berkembang.

Dies Natalis ke-20 USB YPKP mengusung tema Decade to Decade of Unity for Excellence and Impact yang menekankan tiga aspek, yakni kebersamaan, keunggulan, dan dampak.

Didin menilai kebersamaan antara yayasan, rektorat, sivitas akademika, pemerintah, mitra swasta, dan mitra luar negeri menjadi salah satu kunci perjalanan USB YPKP hingga saat ini.

“Alhamdulillah selama ini kebersamaan di Universitas Sangga Buana, baik yayasan maupun rektorat serta stakeholder lainnya, bisa beriringan hingga akhirnya kita sampai di titik ini,” katanya.

Sementara itu, Ketua Yayasan YPKP Bandung Prof. Dr. H. Ricky Agusiady mengatakan perjalanan USB YPKP merupakan bagian dari sejarah panjang YPKP yang dimulai sejak 1970 melalui pendirian Akademi Bank Nasional (ABN).

Lembaga tersebut kemudian berkembang menjadi Akubank YPKP, STIE YPKP, hingga Sekolah Tinggi Teknik (STT) YPKP. Pada 2006, STIE YPKP dan STT YPKP bergabung dan menjadi Universitas Sangga Buana.

Ricky mengatakan, perjalanan dua dekade USB YPKP menunjukkan pentingnya kemampuan perguruan tinggi beradaptasi dengan perubahan zaman, termasuk melalui pengembangan kurikulum dan metode pembelajaran berbasis digital serta hybrid.

USB YPKP juga mengembangkan program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) yang memungkinkan mahasiswa dari kalangan pekerja menempuh masa studi lebih singkat berdasarkan pengalaman dan pembelajaran sebelumnya.

“Kami tidak pernah merasa sudah cukup. Perubahan zaman terus terjadi, regulasi pun berubah-ubah. Ketidakpastian itu membuat kami tidak bisa berhenti berpuas diri. Yang penting kami terus berinovasi,” tegas Ricky.

Ia menilai keberhasilan perguruan tinggi tidak semata-mata diukur dari capaian akademik, tetapi juga dari manfaat dan kepercayaan yang diberikan masyarakat.

“Satu kata saja, berdampak. Berdampak dan dipercaya masyarakat, masyarakat suka dengan kita, ya sudah itu sukses,” ujarnya.

Perayaan Dies Natalis ke-20 USB YPKP juga berlangsung dalam suasana momentum HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.

Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button