Personil Brimob Jabar Kunjungi Dan Edukasi Warga, Manfaatkan Lahan Tidak Produktif Jadi Produktif

0
3

Cirebon,  bewarajabar.com – Sabtu, 15/05/2021 – Dalam rangka mendukung program pemerintah dalam upaya ketahanan pangan Nasional di tengah pandemi wabah covid 19 yang sudah memasuki tahun ke dua penyebarannya di Indonesia ini, personil dari Kompi 1 Batalyon C Pelopor Satuan Brimob Polda Jabar kunjungi warga masyarakat pembesaran dan peternakan benih ikan di Desa Wanasaba Kidul Kec. Talun Kabupaten Cirebon. Bripka Utang Komarudin S.H pimpin jalan nya kegiatan sambang dialogis kepada masyarakat tersebut.

Ketahanan pangan adalah suatu kondisi yang terkait dengan ketersedian bahan pangan secara berkelanjutan arau dengan kata lain masyarakat bisa berinovasi dalam memenuhi pokoknya sehari – hari. Kekhawatiran terhadap ketahanan pangan telah ada sejak awal pandemi ini terjadi, hal ini merupakan karena pada saat awal terjadi pemerintah dengan ketat menerapkan batasan – batasan aktifitas masyarakat.

Untuk saat ini, ketahanan pangan hanya dipahami di tingkat Nasional saja dengan definisi bahwa ketercukupan dan ketersediaan pangan akan aman jika produksi meningkat untuk memenuhi jumlah permintaan dan kestabilan harga di pasaran. Di tengah situasi pandemi covid 19 seperti saat ini membuat beberapa lini sektor sangat terdampak, seperti sektor perekonomian dan juga ketahanan pangan bagi masyarakat Indonesia.

Komandan Satuan Brimob Polda Jabar Kombes Pol. Yuri Karsono, S.I.K., mengungkapkan bahwa “saat ini jajaran Satuan Brimob Polda Jabar telah menyiapkan beberapa program ketahanan pangan Nasional baik untuk anggota Polri itu sendiri maupun kepada seluruh warga masyarakat Indonesia. Ini merupakan salah satu bagian dari upaya Polri untuk ikut serta dalam mendukung program ketahanan pangan yang saat ini digagas oleh pemerintah di tengah pandemi covid 19 ini”.

Untuk mendukung program pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan nasional, personil Brimob Jabar mengunjungi warga Desa Binaan di Kampung Tangguh yang beternak dan memiliki lahan pembesaran ikan konsumsi seperti ikan mas, lele, gurami dan nila. Dalam kesempatan tersebut, Bripka Utang menyampaikan bahwa program ketahanan pangan ini akan melibatkan peran serta seluruh warga masyarakat.

Seperti contohnya adalah memanfaatkan lahan tidur atau yang tidak dipakai untuk digunakan, agar menjadi lebih produktif dengan dibuka menjadi penanaman sayur mayur, benih padi maupun benih ikan di lahan yang sebelumnya tidak digunakan.**

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here