Lansia yang Hidup Sendiri di Tengah TPU Astana Anyar

0
10

Bandung, Wartaaktual.com – Mak Esih lansia berumur 78 tahun hidup seorang diri tinggal di tengah tengah  pemakaman umum Astana Anyar.

Di lokasi tersebut lah mak Esih menghabiskan hari harinya, dirumah yang tak memiliki MCK, dapur dan tempat tidur yang layak. Lantai rumahnya pun masih beralaskan tanah dan dinding menggunakan triplek bekas dan berlubang, sedangkan alas tidur mak Esih hanya dipan bambu tua.

Dalam hatinya sebenarnya mak Esih ingin memiliki tempat tinggal yang lebih layak, Namun apa daya tanah yang ditempatinya saat ini merupakan tanah milik pemerintah dan juga mak Esih sudah tidak mampu bekerja. Jangankan memperbaiki rumah, untuk makan pun masih sulit, tak jarang mak Esih tidak makan dalam satu hari penuh.

Senyum kebahagiaan terpancar dari wajahnya Ketika tim ACT Bandung datang untuk bersilaturahmi. Dengan  kehadiran tim ACT Bandung, beliau merasa memiliki saudara kembali. Beliau meneteskan air mata Ketika tim ACT Bandung membawakan bingkisan paket pangan untuk beliau.

“Hatur nuhun jang (terimakasih),” ujar mak Esih sambil terbata-bata

Alhamdulillah, Distribusi Program Rutin ACT Bandung, Sahabat Asuh kembali diaktivasi. Pekan sekarang masuk Distribusi Batch 22, distribusi pekan sekarang kita fokuskan di zona 4 (Wilayah bandung area barat) tepatnya di kecamatan Astana Anyar kota bandung. Tersampaikan amanah kepada 4 segmen sahabat asuh ( 2 lansia , 1 disabilitas, 1 yatim) dari para Dermawan Asuh yang rutin tiap bulan mendonasikan untuk program ini.

“Alhamdulillah hari ini kita ACT-MRI Bandung telah mendistribusikan titipan Amanah dari para sahabat dermawan, insyaallah ini akan terus berlanjut ke wilayah lainnya,” ujar Hari Tim Relawan ACT. ***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here