Cegah Kluster Perumahan, Brimob Jabar laksanakan Penyemprotan Disinfektan

0
8

Garut, bewarajabar.com – Sabtu, 03/04/2021 – Sudah menyentuh 251.186 kasus terkonfirmasi COVID-19 di Provinsi Jawa Barat yang mana saat ini kasus hariannya sebanyak 904 kasus baru, akibat masih kurangnya kesadaran masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan WHO ketika beraktivitas diluar rumah ataupun bepergian.

Untuk itu jajaran Kompi 4 Batalyon A Pelopor Satbrimob Polda Jabar terus melaksanakan kegiatan Pencegahan penyebaran virus tersebut, di wilayah Kabupaten Garut baik berupa himbauan dan edukasi maupun dengan cara melaksanakan program Penyemprotan Disinfektan, dengan sasaran tempat yang rawan dan dapat memaparkan Virus Corona kepada masyarakat.

Team Peyemprotan Kompi 4 Batalyon A Pelopor Satbrimob Polda Jabar dpp Bripka Aditya Santika melaksanakan kegiatan Peyemproran Disinfektan di wilayah Kabupaten Garut, menyambangi Pos Security perumahan Agnya Persada anggota didampingi security langsung melaksanakan kegiatan Penyemprotan Disinfektan sudut-Tempat yang sangat rawan dan berpotensi menyebarkan virus Corona.

Khsusnya Pos Security yang kerap digunakan oleh para security untuk Piket Pengamanan lingkungan perumahan, security yang sedang bekerja pun mengucapkan banyak terima kasih atas kegiatan pencegahan paparan COVID-19, melalui kegiatan Penyemprotan Disinfektan Brimob Jabar dan berharap Pandemi ini segera berakhir.

Dansat Brimob Polda Jabar Kombes Pol. Yuri Karsono, S.I.K. mengatakan, kasus terkonfirmasi COVID-19 terjadi di Provinsi Jawa Barat sudah menyentuh angka 250.186 kasus dengan kasus harian yang kembali mengalami penambahan sebanyak 904 kasus baru.

” Oleh karena itu jajaran Satbrimob Polda Jabar melaksanakan kegiatan Pencegahan, salah satunya adalah dengan Penyemproran Disinfektan di tempat yang rawan akan paparan Virus Corona, ini merupakan wujud dari Bhakti Brimob Polda Jabar untuk masyaraka,” ujarnya.

Menurut informasi yang dirilis oleh Kemenkes RI bahwa mutasi Virus Corona yang berasal dari Inggris sudah masuk ke Indonesia dan jauh lebih berbahaya dari varian awalnya, sehingga masyarakat harus disiplin lagi dalam menerapkan Protokol kesehatan WHO ketika berkegiatan ataupun bepergian.

” Untuk itu jajaran Kompi 4 Batalyon A Pelopor Satbrimob Polda Jabar terus gencar, dalam melaksanakan kegiatan himbauan maupun penyemprotan Disinfektan di wilayah Kabupaten Garut, untuk menekan angka kasus Positifnya di Kabupaten Garut sebagai wujud dari bakti Brimob Polda Jabar untuk masyarakat” tutupnya.**

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here