BNN Jabar Musnahkan 7.770,7 Gram Narkotika Jenis Sabu

0
8

Bandung, bewarajabar.com- Badan Narkotika Nasional Provinsi Jawa Barat, berhasil menggagalkan peredaran narkoba asal Aceh sekaligus musnahkan 7.770,7 Gram narkotika jenis sabu.

Kegiatan Pemusnahan barang bukti narkoba dihadiri Kapolda Jabar Irjen Pol Ahmad Dofiri, Kepala BNNP Prov Jabar Brigjen Pol Supyan Syarip dan Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Drs Erdi A Caniago dan sejumlah tamu undangan lainnya.

Pemusnahan barang bukti narkoba merupakan hasil pengungkapan dari tiga TKP yakni Kota Bekasi, Bogor dan Depok yang di kirim dari Aceh.

Hal tersebut dikatakan Kepala BNPN Provinsi Jawa Barat Brigjen Pol Supyan Syarip kepada Wartawan pada Konferensi Pers Pemusnahan Narkoba di halam Gedung BNNP Provinsi Jawa Barat Jl. Soekarno-Hatta Bandung Kamis (25/03/2021).

“Hari ini akan dimusnahkannya bersama – sama barang bukti narkotika yang berhasil di ungkap dari ketiga perkara tersebut, yaitu narkotika jenis Shabu total seberat 7.770,7 gram.

Dikatakan Sufyan Pengungkapan Kasus tersebut berawal dari Informasi masyarakat akan adanya transaksi narkotika asal Sumatra untuk diedarkan di Jawa Barat, Kemudian setelah dilakukan survailance / pembuntutan dari wilayah Bogor sebelumnya, Pada hari Sabtu tanggal 30 Januari 2021 jam 10.00 Wib di Halaman Parkir Ekspedisi PT. Bintang Raja Darat Jakarta Barat, petugas BNNP Jawa Barat mengamankan 2 (orang) orang yang mengaku bernama KL Alias L dan DK Alias R.

“Setelah dilakukan penggeledahan, ditemukan 1 tas jinjing merah berisikan 1 bungkus teh cina warna
hijau bertuliskan QING SHAN berisikan narkotika jenis shabu,” kata dia.

Selanjutnya, Sufyan menambahkan. Dari hasil penyelidikan, petugas mengamankan 2 orang tersangka Sdr. AF alias O, Sdr. DS alias O dan setelah digeledah ditemukan narkotika jenis shabu dalam sandal merk Royal Home yang digunakan tersangka.

Usai dilakukan pengembangan petugas, sambung dia, diamankan kembali kurir. A dan pengendali AM alias B,
selanjutnya seluruh tersangka dibawa ke kantor BNNP Jabar guna dilakukan penyidikan lebih lanjut.

“Ini meruapakan rangkaian pengungkapan dari kasus-kasus sebelumnya dan kami dapat membackup data dari pihak kepolisian.” Tutur Sufyan.

Menurutnya, angota BNN merupakan tim gabungan dari Polda Jabar untuk membantu anggota kami, dalam menangani perkara Narkoba dan ini adalah bentuk sinergi dalam upaya pemberantasan.

Demikian juga, tambah Supyan, untuk tindakan pencegahan dan rehabilitasi kami lakukan bersama dengan pihak kepolisian dari Polda Jabar, karena tidak bisa dilakukan kami sendiri.

Lebih lanjut dikatakan Supyan Keberhasilan dari program BNN merupakan kerja bersama dan sinergitas BNN dan Polda Jabar, jika di estimasikan maka sama dengan telah menyelamatkan ± 38.852 Orang Warga Jawa Barat dari kejahatan dan kerusakan akibat Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika

“Dari hasil pemgungkapan kasus narkoba ini, kami berhasil menangkap 7 Orang tersangka yang telah melanggar pasal 112 ayat (2), 114 ayat (2) 132 ayat (2) UU 35 tahun 2009 tentang Narkotika,” pungkasnya.**

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here