Bhakti Sosial CKC untuk Cegah Penyebaran Covid-19 dan Demam Berdarah

0
17

Bandung, bewarajabar.com – Guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19 dan antisipasi mewabahnya penyakit demam berdarah dengue ( DBD), Cipta Komunikasi Center (CKC) melaksanakan Bhakti Sosial penyemprotan Disinfektan dan pengasapan ( fogging) bertempat di wilayah Rw. 8,9 dan 10 Kel. Sukapura Kec. Kiaracondong Kota Bandung. Minggu (7/3/2021) yang di hadiri Ketua, penasehat dan jajaran CKC sekitar 60 orang.

H. Rusman selaku ketua Umum Cipta Komunikasi Center (CKC) mengucapkan terima kasih kepada seluruh jajaran, Forum RW, dan para donatur terutama kepada H. Bambang Saputra selaku pembina CKC yang telah mensuport sehingga kegiatan ini bisa terlaksana.

“Terima kasih kepada seluruh Jajaran dan para donator yang telah mendukung serta membantu kegiatan ini”. Ucapnya.

Rusman menuturkan ; “Penyemprotan disinfektan dan fogging ini dalam rangka membantu pemerintah untuk memutus mata rantai Covid-19 dan sebagai upaya antisipasi mewabahnya penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) dan Malaria”. Tuturnya.

Ia menjelaskan, Penyemprotan disinfektan tersebut merupakan upaya pencegahan penyebaran Covid-19, Sedangkan untuk fogging atau pengasapan dilakukan dalam rangka mencegah berkembangnya penyebaran nyamuk Demam Berdarah Dengue (DBD) maupun Malaria. Dikarenakan adanya perubahan cuaca yang tidak menentu, sehingga hal inilah yang menyebabkan munculnya jentik-jentik nyamuk yang membawa penyakit DBD dan Malaria.

“Hari ini kita melaksanakan penyemprotan disinfektan dan fogging dengan sasaran lingkungan perumahan warga yang dianggap mudah menularkan Covid-19 dan sebagai tempat berkembang biaknya nyamuk Aedes Aegypty”. Jelasnya.

Rusman mengungkapkan, Maksud dan tujuan dilaksanakannya penyemprotan disinfektan dan fogging atau pengasapan dalam rangka bhakti sosial CKC untuk mencegah penyebaran covid-19 dan demam berdarah.

“Kegiatan ini sekaligus secara langsung memberikan contoh kepada masyarakat, untuk sama-sama memerangi penyakit tersebut”. Ungkapnya.

“Diharapkan dengan adanya upaya ini dapat memberikan dampak positif berupa terbebasnya dari penyakit Covid-19 dan DBD maupun malaria”. Pungkas Rusman.**

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here