3 Hari Pasca Lebaran, Ditreskrimsus Polda Jabar Konsisten Monitoring Wilayah Berpotensi Konflik Ekonomi

0
35

Bandung, bewarajabar.com – Memasuki hari ke-3 pasca Lebaran, Tim Penanganan Konflik Ekonomi Ditreskrimsus Polda Jabar konsisten tegakkan prokes (protokol kesehatan) dan monitoring wilayah yang berpotensi konflik ekonomi, pada Pos Pam Operasi Ketupat Lodaya 2021 dan di tiap Check Point GT wilayah Kabupaten/Kota di wilayah hukum Polda Jabar.

Demikian dikatakan Dir Reskrimsus Polda Jabar, Kombes Pol Yaved Duma Parembang melalui Kasubdit V Siber Kompol Reonald S, kepada awak media melalui ponsel, Sabtu (15/5/2021)

Menurutnya, Antisipasi Pasca Lebaran di massa Covid 19 dan Larangan Mudik dari Pemerintah, Tim Penanganan Konflik Ekonomi Ditreskrimsus Polda Jabar, monitoring wilayah Kabupaten/Kota di Jawa Barat.

” Berdasarkan hasil pemetaan wilayah yang berpotensi konflik ekonomi, kerjasama dengan instansi terkait tukar informasi dan juga melaksanakan patroli siber dimedia sosial, melalui Comand Centre yang dioperasikan oleh operator Subdit Siber Ditreskrimsus Polda Jabar, ” ungkapnya.

Penegakan protokol kesehatan dimasa Pandemi Covid-19, katanya, harus terus dilakukan sebagai salah satu upaya pengawasan Pemerintah untuk meningkatkan kesadaran masyarakat, terhadap penerapan protokol kesehatan. Hal tersebut merupakan salah satu upaya, untuk mencegah penyebaran Covid-19 pasca libur Idul Fitri 1442 H.

“Meskipun larangan mudik sudah disampaikan oleh Pemerintah, tapi kita juga tidak tahu apakah larangan ini diikuti oleh masyarakat atau tidak, makanya kita jaga-jaga dan lakukan
juga edukasi, sehingga bisa mengurangi resiko penyebaran Covid-19 khususnya di wilayah hukum Polda Jabar,” tuturnya.

Lanjutnya, “ Disamping edukasi mengenai pentingnya menerapkan protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran Covid-19, juga terus monitoring masalah konflik ekonomi kerjasama dengan instansi terkait kewilayahan di tiap Kabupaten/Kota,” tambahnya.**

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here